Seorang Teman Baik..

Juni 3, 2008 at 12:04 pm (Persahabatan)

Sewaktu kita duduk di taman kanak-kanak, kita
berpikir kalau seorang
teman yang baik adalah teman yang meminjamkan
krayon warna merah
ketika yang ada hanyalah krayon warna hitam.

Di sekolah dasar, kita lalu menemukan bahwa
seorang teman yang baik
adalah teman yang mau menemani kita ke toilet,
menggandeng tangan kita
sepanjang koridor menuju kelas, membagi makan
siangnya dengan kita
ketika kita lupa membawanya.

Di sekolah lanjutan pertama, kita punya ide kalau
seorang teman yang
baik adalah teman yang mau menyontekkan PR-nya
pada kita, pergi
bersama ke pesta dan menemani kita makan siang.

Di SMA, kita merasa kalau seorang teman yang baik
adalah teman yang Baca entri selengkapnya »

Permalink & Komentar

Anda Sakit Hati..?

Juni 3, 2008 at 12:03 pm (TiPz)

Apabila anda sakit hati

Jangan bertanya bagaimana rasanya sakit hati. Jangan pula bertanya
siapa yang membuat hati terasa pedih, perih, dan nyeri. Sulit diungkapkan,
tapi sangat jelas menyayat dada bagian dalam. Sakit hati adalah sakit dari
segala sakit. Mungkin Anda pernah mengalaminya.

Sakit hati tidak selalu disebabkan oleh putus cinta, tetapi bisa juga
disebabkan oleh perbedaan pendapat atau pertentangan dengan teman
atau anggota keluarga. Namun, sakit hati hampir sama rasanya dengan putus
cinta, demikian juga dampaknya.

Siapa pun Anda, pasti ingin dicintai, mencintai, dipercayai, dan
mempercayai orang lain. Tetapi, ketika sakit hati tiba, sulit bagi
Anda untuk kembali memaafkan dan mempercayai orang yang melakukannya.
Bahkan Anda mungkin merasa sulit untuk membuka hati dan perasaan kepada
orang lain yang tidak tahu apa-apa.

Ini adalah dilema yang harus dihadapi. Terserah Anda, memilih untuk
berjalan sendiri atau melanjutkan hubungan setelah apa yang terjadi.
Satu hal yang pasti, hidup akan terus berjalan dengan atau tanpa sakit
hati.

Berdasarkan pengalaman beberapa sumber dapat disimpulkan bahwa
belajar untuk membuka kembali hati, perasaan cinta dan rasa percaya kepada
orang-orang yang pernah menyakiti atau orang lain yang, suatu saat
nanti, akan menyakiti Anda, merupakan hal yang penting. Kenapa?

Karena cepat atau lambat, Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

Antara Sahabat & Pacar..

Juni 3, 2008 at 11:56 am (Persahabatan & Cinta)

LINI bisa jadian sama anton lantaran jasa Diah, sobat Anton. Tapi lama-lama Lini sebel juga. Karena, apapun yang dia ketahui tentang Anton, diah pasti tahu, bahkan Lini belum tentu orang yang pertama kali tahu. Mungkin hanya malam minggu saja yang yang tidak dialami Diah bareng Anton.

SAHABAT dan pacar. Alangkah bahagianya bila kita memiliki keduanya. Punya sahabat, pacar juga ada. Sahabat dan pacar memiliki dua posisi dan peran yang berbeda bagi kita. Dua posisi dan peran tersebut ada yang terdapat pada satu orang, seperti kasus Dian dan Gerry. Awalnya mereka sahabatan deket banget. Karena merasa cocok, akhirnya mereka memutuskan buat jalan bareng sebagai pacar. Bagi mereka yang status pacarnya dimulai dari sahabat, pacar mereka biasanya juga menduduki dua posisi sekaligus ya sebagai pacar, sebagai sahabat juga boleh.

Sementara kasus Lini, Diah, dan Anton di atas lain lagi. Kita perlu membagi perhatian antara pacar dan sahabat, dua posisi penting dalam hidup kita. Bila salah satu dari mereka merasa kurang perhatian karena kita lebih memperhatikan yang lain, wan bisa jadi masalah.

Tidak bisa dipastikan, siapa sebenarnya yang akan hadir lebih dulu dalam hidup kita, sahabat atau pacar. Bisa saja kita telah menjalin persahabatan jauh sebelum kita mendapat pacar. Tapi, bisa juga se-baliknya, kita sudah lama pacaran dengan seseorang, terus kita menjalin persahabatan dengan orang lain. Dan, biasanya pacar atau sahabat, keduanya akan menempati posisi yang istimewa bagi kita. Bagi kita, sahabat memang, merupakan tempat kita berbagi rasa dan cerita yang enggak mungkin diungkapkan ke orang lain. Sahabat adalah seseorang yang bisa tahu perasaan kita walaupun kita belum cerita.

Di lain, sisi pacar bisa di jadikan sebagai tempat kita mencurahkan atau mengekspresikan kasih sayang kita karena kasih sayang kepada sahabat atau keluarga pasti ber beda dengan kasih sayang yang diberikan kepada pacar. Dalam pacaran, kasih sayang tidak hanya berupa ungkapan rasa sayang kita kepada sang pacar, tapi juga ada keinginan untuk memilikinya. Dengan pacar, kita juga bisa merasakan rasa cemburu yang mungkin enggak kita alami dengan sahabat kita.

Beda porsi

Bagaimanapun, sahabat dan pacar memiliki tempat yang berbeda di hati kita. Walau sama-sama sangat berarti, kita tetap tidak bisa menyamakan sikap terhadap keduanya karena dua makhluk hidup itu memiliki peran yang berbeda. Di satu sisi, sahabat adalah orang yang kita merasa nyaman untuk membicarakan hal-hal yang mungkin konyol bagi orang lain. Di sisi lain, pacar adalah seseorang yang kita inginkan hanya menjadi milik kita.

Dengan mengabaikan bahwa peran dan posisi mereka berbeda, bisa mengakibatkan munculnya masalah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pembagiannya antara sahabat dan pacar.

Pertama, topik pembicaraan dengan keduanya. Kita tidak bisa Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

Pria lebih tega dibandingkan wanita

Juni 3, 2008 at 11:52 am (TiPz)

Ketika Anda melihat ada orang yang celaka di tempat umum atau sedang mengalami musibah, bagaimana perasaan Anda? Mungkin ada yang sedih, simpati, atau justru senang. Eh, kok bisa senang ya?

Ternyata masih banyak orang di dunia ini yang gembira hatinya pada saat melihat orang lain sedang kesusahan. Malah menurut sebuah penelitian di University College, London, ternyata pria lebih suka melihat orang lain menderita dibanding wanita.

Istilah yang disebut “schadenfreude” (dari asal kata bahasa Jerman) itu kini bisa dibuktikan melalui pengujian klinis secara ilmiah, dengan menggunakan pemindaian teknik otak. Para peneliti kemudian membandingkan bagaimana pria dan wanita bereaksi saat melihat orang lain sedang menderita.

Jika yang kesusahan itu adalah orang yang disukai, area pada otak merespon rasa empati dan sedih, baik pada pria maupun wanita. Bedanya, wanita tetap menunjukkan respon yang sama meski mengetahui bahwa yang sedang kesusahan itu adalah orang yang mereka benci. Sedangkan pria menunjukkan aktivitas otak yang sebaliknya.

Menurut Dr Klaas Enoo Stephan, seorang anggota proyek penelitian itu, meski responnya berkurang namun wanita tetap punya perasaan empati. Berbeda dengan Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Curhat terlalu sering bisa jadi selingkuh

Juni 3, 2008 at 11:49 am (Cinta)

Dalam dunia cinta, istilah selingkuh tak pernah terlepas di dalamnya. Salah satu sisi negatif dalam hubungan antara dua insan ini seringkali menjadi pemicu masalah yang bisa berbuntut ke arah perpisahan.

Tapi seringkali terlintas satu pertanyaan, bagaimana sebuah tindakan disebut sebagai selingkuh? Secara umum bisa dikatakan, selingkuh sudah mulai terjadi, ketika kita sudah terpikat dengan orang lain yang bukan pasangan kita dan sudah melakukan hal-hal untuk bisa semakin dekat dengannya.

Lalu bagaimana jika teman curhat kita kadang membuat pasangan cemburu? Apakah kedekatan itu bisa dimasukkan perselingkuhan? Sebenarnya untuk curhat lebih bukan ke urusan terpikat tapi karena biasanya rasa percaya dan nyaman yang membuat kita bisa mengeluarkan unek-unek kita.

Sementara ‘terpikat’ adalah menyukai seseorang, bukan saja hanya sebatas curhat namun mulai menyukai hal lain yang ada dalam diri seseorang. Tertarik dengan tampangnya, tertarik dengan suaranya dan tertarik dengan sikapnya.

Selingkuh juga bisa dikatakan mulai terjadi ketika Baca entri selengkapnya »

Permalink 1 Komentar

Dari Hatiku, aKu belajar..

Juni 3, 2008 at 11:47 am (Cinta)

Aku belajar, bahwa aku harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri aku…

Aku belajar, bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini, semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali aku ingin sakit hati….

Aku belajar, bahwa aku tidak dapat memaksa orang lain mencintai aku. Aku hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang aku cintai…

Aku belajar, bahwa ssetiap orang punya hak tuk menyayangi, dari itu jangan diperbudak cinta, dan jangan terlalu cemburu akibatnya kamu sendiri yang terluka

Aku belajar, bahwa orang yang aku kira adalah orang yang jahat, justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup aku kembali serta orang yang begitu perhatian pada aku….

Aku belajar, bahwa aku harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain…., kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus….

Aku belajar, bahwa tidak masalah berapa buruknya patah hati itu, dunia tidak pernah berhenti hanya gara-gara kesedihan aku…

Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

I Love You In 100 Languages

Juni 3, 2008 at 11:23 am (Cinta)

1. Afrikaans – Ek het jou lief
2. Albanian – Te dua
3. Arabic – Ana behibak (to male)
Arabic – Ana behibek (to female)
4. Armenian – Yes kez sirumen
5. Bambara – M?bi fe
6. Bangla – Aamee tuma ke bhalo aashi
7. Belarusian – Ya tabe kahayu
8. Bisaya – Nahigugma ako kanimo
9. Bulgarian – Obicham te
10. Cambodian – Soro lahn nhee ah
11. Cantonese Chinese – Ngo oiy ney a
12. Catalan – T?estimo
13. Cheyenne – Ne mohotatse
14. Chichewa – Ndimakukonda
15. Corsican – Ti tengu caru (to male)
16. Creol – Mi aime jou
17. Croatian – Volim te
18. Czech – Miluji te
19. Danish – Jeg Elsker Dig
Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Ehhm, PaCaR DaRuRat..?

Juni 3, 2008 at 11:18 am (TiPz)

Prinsipnya pacaran darurat itu hampir sama dengan hubungan tanpa status. Kita pacaran tapi masih sama-sama bebas. Pacar paruh waktu bisa bikin repot juga, tuh, terutama kalau kita jatuh cinta beneran pada cowok itu, padahal belum tentu dia punya perasaan yang sama.

Punya pacar paruh waktu juga bisa seru, kok, asal kita tahu aturan mainnya:

1.Lagi nggak mencari pacar
Nggak semua oarng cocok menjalani hubungan tanpa status atau berpacaran paruh waktu. Kalau saat ini prioritas kita lagi mencari pacar beneran, mendingan lupakan ide ini. Soalnya, nih, terikat dengan seseorang walaupun cuma setengah hati bakal mengurangi waktu dan peluang kita untuk mencari cowok sesungguhnya.

2.Samakan persepsi
Sebelum memilih pacar paruh waktu, kita harus yakin dulu kalau kita memang cuma butuh cowok buat gandengan sementara. Artinya kita jangan sampai terbawa perasaan atau jatuh cinta dengan cowok tersebut, begitu pula sebaliknya. Enaknya, nih, si dia juga punya persepsi yang sama dengan kita.
Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

~DeaL WiTh It~

Juni 3, 2008 at 11:15 am (TiPz)

Gimana caranya? Lihat aja dibawah ini :

Si dia selingkuh
Situasi:
Hebatnya sebuah intuisi, nggak perlu bukti fisik untuk menebak pasangan kita sedang punya selingkuhan atau tidak. Berawal dari perasaan nggak enak, sampai muncul kecurigaan yang hanya bisa dirasakan oleh hati. Jadi nggak perlu, tuh, dibuktikan dengan SMS mesra atau wangi tubuhnya yang berbeda untuk membuktikan dia sedang mengincar seseorang selain kita!

Cewek biasanya bakal mengetahui ciri-ciri cowok yang selingkuh. Misalnya si dia tiba-tiba jadi sangat baik dan perhatian, atau suka ngebatalin janji tanpa alasan yang jelas. Ketika si dia yang sama sekali nggak romantis jadi selalu bawa bunga tiap kali berkunjung, bukan perasaan senang yang muncul, melainkan kecurigaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

What to do:
Jika kita sudah saling mengenal dengan baik, maka perubahan sekecil apapun bisa terdeteksi oleh ‘antena’ intuisi kita. Bukan berarti kita harus terlalu curiga, tapi nggak ada salahnya mengikuti apa yang dibilang oleh hati. Syukur-syukur kalau perubahan sikapnya adalah tanda keseriusan hubungan kita dan si dia. Tapi kalau hal-hal manis itu dia lakukan ternyata merupakan salah satu untuk menutupi kecurangan, wah… harus segera diselesaikan, nih!

Jadi jangan terlalu naif menerima sikap baiknya, apalagi jika hati kita mulai cerewet memperingatkan kita. Bisa saja sikapnya yang super baik dan romantis adalah cerminan rasa bersalah karena dia sering merayu sekretaris di kantornya. Sekali lagi, mendengarkan kata hati akan menguntungkan kita…

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

A HaPpY Me..

Juni 3, 2008 at 11:12 am (TiPz)

Merasa bahagia itu nggak sulit, kok. Kebahagiaan adalah keputusan yang kita buat sendiri, semua elemennya ada di tangan kita :

1. Today is better than yesterday
Mulai setiap hari dengan keyakinan kalau hari ini kita bakal lebih bahagia dari kemarin dan berjuanglah untuk mewujudkannya sepanjang minggu.

2. Bahagia itu…
Definisikan arti kebahagiaan kita, apa yang bikin kita bahagia dan bagaimana cara kita mencapainya. Nggak usah mikir risiko yang berat-berat.

3. Berpikir positif
Ngapain nyusahin diri dengan khawatir belebihan, atau bawaannya curiga melulu… capek! Lihatlah segala sesuatu dari sisi positifnya, semua masalah pasti ada jalan keluarnya.

4. Realistis, dong!
Lakukan apa yang kita bisa dan jangan memaksa melakukan yang kita nggak mampu. Berlatihlah untuk tahu bedanya.

5. Berbagi
Bikin orang yang kita sayangi bahagia – memberi kado, mengajak makan atau nraktir nonton. Dengan begitu,
Baca entri selengkapnya »

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »