10 Alasan Mengapa Wanita Cerdas Justru Banyak yang Jomblo

Sekarang, wanita single yang berangkat ke kantor dan memiliki rumah sendiri rasanya sudah bukan hal yang istimewa lagi. Selain itu, perempuan-perempuan mandiri ini juga cukup berprestasi dalam karirnya. Banyak temanmu atau bahkan kamu berada dalam situasi ini. Memiliki pekerjaan tetap dan memiliki penghasilan sendiri sehingga kamu tak perlu bergantung kepada orangtua.

Ibaratnya, perempuan semacam ini adalah “PAKET” lengkap. Namun biasanya, perempuan seperti ini mengalami kesulitan dalam mencari pasangan yang tepat.
Pasti dari kita bertanya-tanya, kok bisa? Nah inilah alasannya..

1. Bagi mereka, lebih baik sendiri daripada bersama orang yang salah.

sindrome-de-hard-800x480-397d8f6badbf2a4793ad01712ff14ef5.png

Mereka tahu ada hal yang lebih baik daripada hidup dengan ketakutan karena menjalin hubungan dengan orang yang salah. Tidak peduli bagaimana pandangan orang mengenai status yang entah kenapa sampai sekarang masih sendiri saja.

2. Terlalu banyak pertimbangan mengenai “orang yang tepat”

girl-alone-roof-city-morning-hd-wallpaper-6c4160cdbc1f12792a172e870681c22e.jpg

Bagi mereka, pasangan yang cocok adalah pasangan yang 50:50. Yaitu mengerti bagaimana bertindak secara cerdas dan juga mampu untuk memperlakukan mereka dengan lembut. Perlu banyak pertimbangan bagi mereka untuk menentukan apakah seseorang benar-benar pas untuk mereka atau tidak.

3. Ketika mereka berkata untuk (sementara) lebih pilih sendiri — Mereka benar-benar serius pada keputusannya.

turned-to-non-mainstream-aesthetic-girls-2a03120ffe43df6ba35c3d35e6e6ccde.jpg

Mereka mampu untuk membagi ruang dalam hidupnya untuk tinggal bersama dengan seseorang suatu hari nanti. Meski sebenarnya dengan sendiri pun mereka juga merasa bahagia.

4. Mereka terlalu asyik mengejar apa yang disukai.

girl-s-home-6-8403fff74d02390ba70a1fb67e52be3d.jpg

Mereka sibuk. Sibuk mengejar hal-hal yang mereka sukai, hal-hal yang mereka citakan dan mereka tak selalu memiliki waktu untuk berkencan dengan teratur. Padahal berkencan adalah salah satu hal utama untuk menemukan pasangan yang tepat.

5. Mereka tak akan serta-merta bergantung pada seseorang ketika telah memiliki seseorang.

bnntwg-2aue-anh-q-tran-9d504d01542e476f6082628564930a43.jpg

Konsep cinta bagi mereka bukanlah hubungan antar dua orang yang penuh kasih sayang seperti di film-film drama. Apa yang mereka cari adalah pasangan yang setuju dan mau untuk menjalani hubungan jangka panjang dengan berbagai pandangan yang jelas menatap masa depan.

6. Mereka mampu membedakan perasaan tertarik biasa dan yang cinta sejati.

tumblr-mgtrtxejjx1rt6okoo1-500-fb440f14998ac2043c48f44c492d4e78.gif

Mereka tahu bahwa cinta yang menye-menye hanyalah efek hormon dan akan hilang dalam sesaat. Mereka mengerti bahwa cinta sejati akan memberikan keintiman yang berbeda serta tak akan membuat mereka jatuh cinta dengan begitu mudahnya.

7. Perempuan cerdas biasanya terkesan mengintimidasi.

emma-watson-5017-1920x1080-b2eadfb71172258fe5d05c4a89e0dfa4.jpg

Entah karena mereka merasa terancam atau insecure, banyak laki-laki yang merasa bahwa perempuan seperti ini sedikit mengerikan. Dan kadang memang ini gak baik untuk kedua belah pihak. Maka kalian para laki-laki, jika telah mampu menaklukkan hati perempuan cerdas seperti ini, jangan pernah kalian sia-siakan karena kalian tak akan tahu apakah akan ada perempuan yang memiliki otak secerdas ini.

8. Mereka tak pernah berpura-pura ketika ditanya mengenai rencana ke depan.

ffed1e7d759ee7680b31688d92155fac-ae3710958102663855efcb822c248991.jpg

Dalam waktu 5 atau 10 tahun lagi, mereka tak akan mau berasumsi tentang apa yang mereka inginkan. Mereka akan mengakui bahwa setiap orang akan berubah seiring dengan waktu berjalan. Dan faktanya, mereka akan menginspirasi orang lain untuk ikut bertumbuh dan berkembang.

9. Mereka sadar tentang kebutuhan mereka untuk berbagi dan memiliki pasangan — Hanya saja mereka masih belum mau untuk membaginya.

tumblr-mtzwmlw3911sdpf42o1-500-690ba944e0c6b542e96ea45dafc10aaf.gif

Kita tak akan pernah tahu bagaimana kehidupan seseorang akan berjalan nantinya. Dan ketidaktahuan itulah yang dimanfaatkan para perempuan ini untuk selalu menikmati hidupnya. Sebelum waktu mereka akan dihabiskan dengan suami.

10. Mereka tahu bagaimana melindungi diri sendiri.

tumblr-mebak3wgv31ra347f-fafc328e284b28cd69324baca2cb159e.gif

Sudah jelas bahwa mereka tak akan menaruh harapan pada semua laki-laki, dan juga mereka tak akan mengambil resiko dengan mempertaruhkan segala kehidupan yang telah dibangunnya dengan susah payah. Mereka akan mengevaluasi dan menentukan apakah hubungan ini pantas untuk diambil dan dipertaruhkan.

Meskipun dari luar perempuan cerdas seperti ini terlihat tangguh dan unbreakable, namun mereka tetaplah seorang perempuan. Nantinya mereka tetap akan membutuhkan seorang pendamping untuk melengkapi hidup mereka. Hanya saja saat ini belum waktu yang tepat.

Iklan

Jangan Kamu Pertanyakan..

Jangan kamu pertanyakan mengapa aku memilih pergi
Jangan kamu pertanyakan mengapa semua kini terasa berbeda
Jangan kamu pertanyakan mengapa aku memilih melepas semua ini
Jangan kamu pertanyakan lagi..

Aku yang pernah ada dalam hidupmu 2920 hari
Aku yang pernah menyayangi, menemani dan menantimu
Aku yang pernah selalu ada untukmu
Aku yang pernah ada kini memilih tiada

Biarkan aku pergi bersama angin yang berhembus
Biarkan jalan hidup menuntunku kearah lain
Arah yang tak lagi menuju kamu..

Kini.. jalani saja hidupmu tanpa aku
Kini.. aku akan melanjutkan hidupku
Kini.. sadarilah yang penting untukmu sebelum kamu kehilangannya

Terima kasih.. pernah ada dalam kisahku
Terima kasih.. pernah memberikan senyuman di wajahku
Terima kasih.. pernah ada dalam hari-hariku
Terima kasih.. telah menyadari artiku walau semua telah terlambat..

 

 

Sebelum Keburu Minder, Cowok Harus Tahu Isi Hati Cewek yang Sering Disangka Sempurna

Setiap cowok punya kriteria masing-masing untuk mendekati cewek. Ada yang punya kriteria berdasarkan fisik, pendidikan, dan keluarga.

Namun ada juga cowok yang punya kriteria unik, tidak mau diungguli banyak hal dari cewek.

Misalnya lebih kaya, lebih mapan, lebih pintar dan lain-lain.

Kalau cewek sudah dianggap unggul dalam segalanya, seakan tak ada cowok yang bisa mendekatinya dengan mudah.

Padahal, keinginan cewek-cewek ini sebenarnya sederhana.

Kali ini  coba merangkum isi hati para cewek yang seringnya dikira kelewat sempurna, sehingga bikin cowok minder untuk mendekatinya.

1. Kamu minder hanya karena kami punya mobil?

Jadi mindernya cuma gara-gara kami kemana-mana naik mobil?

2. Padahal, ini fakta yang kamu nggak tahu

 

3. Atau gara-gara kami yang kuliah di luar negeri?

4. Ini yang harus kamu tahu

5. Masalahkah kalau kami terlalu pintar?

 

6. Bukankah butuh ibu pintar untuk mendidik anak-anaknya kelak?

Bukannya baik ?

7. Pandangan kami soal pasangan sebenarnya sederhana

8. Kami bukannya tak punya kekurangan, kami hanya mampu mengeksplorasi kelebihan yang kami miliki

 

9. Kami cuma butuh sosok seperti ini

10. Bukan dia yang mundur sebelum berperang..

 

Jadi cowok-cowok masih mau minder ?

 

 

 

 

 

 

Sumber : http://www.hipwee.com

The Perks Of Nyemangatin Orang Paling Bisa. Tapi Hidup Sendiri Porak Poranda ~

 

Seseorang tidak selalu membutuhkan nasihat saat tengah ada masalah.

Kadang mereka hanya butuh pelukan, telinga untuk didengarkan, dan

hati untuk memahami mereka.

-anonim –

Mungkin saat ini kamu tengah mengalaminya. Menyemangati teman yang tengah gamang dengan hidupnya, sementara pada saat yang sama kamu pun tengah butuh bahu untuk bersandar. Dengan kalimat bijak nan klise yang entah begitu saja mengalir dari mulutmu, kamu berusaha menguatkan temanmu. Meski tak begitu saja mereka terlepas dari kesedihan, setidaknya mereka merasa lebih lega dengan bercerita. Lantas apa kabarnya hidupmu sendiri yang kenyataannya tak berjalan baik-baik saja?

1. Kamu tak keberatan mendengarkan teman bercerita, kadang itu menjadi hiburan sederhana

Kamu tak pernah keberatan mendengarkan cerita mereka.

Mendengarkan cerita teman sama sekali bukan beban bagimu. Tidak ada yang memaksa, apalagi menuntutmu. Itu terjadi dengan alamiah. Entah diawali dengan tanya atau sapa, kamu pun mulai tenggelam dalam percakapan yang melibatkan emosi mendalam. Menyediakan telingamu sejenak untuk teman atau sahabatmu, justru menjadi kebahagiaan tersendiri buatmu. Bukan karena cerita mereka patut untuk ditertawakan. Namun, semata karena kamu senang mereka masih mempercayaimu untuk berbagi beban.

2. Kamu percaya bahwa selalu ada makna di setiap cerita mereka. Dari cerita yang mengharu-biru, hingga yang diselingi tatap mata bahagia

Hingga mereka yang diselingi tatap mata bahagia..

Pantang bagimu menganggap cerita orang lain adalah sampah. Terkadang kamu justru menemukan pelajaran hidup dari masalah orang lain. Kamu berusaha untuk memahami bagaimana rasanya berada di posisi mereka. Kadang kamu menghadapi teman yang terisak lantaran baru saja dicampakkan oleh pacarnya, tak jarang pula kamu menemukan wajah sumringah sahabat yang tengah jatuh cinta. Kadang kamu merasakan juga warna merah jambu dari lawan bicaramu, namun tak jarang kamu ikut terlarut dalam kesedihan mereka.

3. Saat lawan bicaramu tengah terpuruk, kamu berusaha semampumu untuk menguatkan mereka. Padahal kamu sama rapuhnya

Kamu berusaha menguatkan mereka.

Bukan untuk menampakkan dirimu seolah peduli. Tapi hati nurani yang membuatmu berusaha untuk menyemangati mereka. Bahwa hidup harus berjalan, pasti ada jalan keluar, hingga ungkapan klise lainnya, jadi ungkapan andalanmu saat menyemangati. Yang sebenarnya ungkapan itu ditujukan buat kamu juga. Karena kamu sama rapuhnya dengan mereka. Entah saat ini kamu tengah berpura tidak merasa ada masalah atau sebenarnya sengaja kamu tutupi dari orang lain.

 

4. Beruntung, kamu selalu pandai menyembunyikan masalah. Bukannya tak butuh bantuan, tapi kamu merasa nyaman menyimpan ini sendirian.

Kamu lebih nyaman memendam masalahmu sendirian.

Entah kenapa selama ini kamu selalu merasa bahwa lebih baik tak menunjukkan kamu sedang dalam masalah. Karenanya kamu selalu memastikan bahwa dirimu terlihat baik-baik saja. Kamu tidak menutupinya dengan tawa lepas, melainkan air muka yang biasa saja. Bahkan cenderung santai. Padahal kamu tengah memendam masalah keluarga yang tidak ringan. Masalah perkuliahan yang bisa berujung DO, atau bahkan terancam dipecat dari perusahaan. Yang sayangnya selalu berhasil kamu tutupi dari mereka.

5. Tapi pada akhirnya bebanmu menjadi tak terasa ketika mendapati masalah mereka jauh lebih rumit dari yang kamu punya

Ketika sedang menguatkan mereka, secara bersamaan kamu pun tengah menguatkan dirimu sendiri.

Yakin, loe bisa nyemangatin teman loe?

Hidup loe aja berantakan?

Yang terjadi justru sebaliknya. Kamu menjadi pribadi yang lebih bersyukur sebab masalahmu ternyata hanya remeh-temeh jika dibandingkan dengan problematika mereka. Seketika beban hidupmu berkurang setengahnya. Karena ngepuk-puk mereka sama saja dengan ngepuk-ngepuk dirimu sendiri.

6. Menjadi cheerleader orang-orang memang nggak mudah, apalagi di tengah kehidupanmu yang tengah porak-poranda. Tapi selalu ada alasan untukmu kembali mendengar keluh-kesah mereka

Semangaaaaat!

Kamu percaya bahwa jika berusaha membahagiakan orang lain, maka Tuhan pun akan membahagiakan dirimu. Karenanya kamu tak pernah bosan menyediakan telinga untuk teman-temanmu. Menyemangati teman walau hanya dengan ungkapan klise semangat ya Atau hanya sekadar memberikan becandaan garing, sekecil apa pun kamu berusaha membuat mereka tertawa.

Kamu nggak perlu menjadi orang yang paling bahagia di dunia untuk bisa menyemangati mereka. Seberat apa pun beban hidupmu saat ini. Sekecil apa pun kamu berusaha untuk membuat mereka tertawa

 

 

Sumber : http://www.hipwee.com/

Untuk Perempuan yang Hanya Bisa Diam dan Laki-laki yang Tak Kunjung Memberi Kepastian

 

Dikisahkan, ada seorang perempuan dan seorang laki-laki. Keduanya dekat dan telah mengenal satu sama lain dengan baik. Semua orang tau, mereka berdua saling menyukai. Namun, tidak ada pengakuan dan ikatan apapun antara mereka. Mereka tetap berteman dengan rasa sayang yang tidak diungkapkan. Dari dalam hati mereka, si perempuan tentu saja mencintai laki-laki itu, begitu juga sang laki-laki kepada perempuan.

Lantas, datang laki-laki lain. Sang laki-laki ini juga mencintai si perempuan. Tulus. Bedanya, laki-laki ini mengungkapkan rasa sayangnya pada si perempuan. Lama kelamaan, si perempuan luluh dan menerima cinta sang laki-laki ini. Si perempuan akhirnya memilih laki-laki ini dan meninggalkan laki-laki pertama itu. Alasannya sederhana, karena laki-laki ini memperjuangkannya dan menunjukkan bahwa dia mencintai si perempuan.

Cerita di atas terdengar familiar, bukan? Apa pendapat kalian setelah membaca cerita tersebut? Mungkin ada yang berpikir bahwa laki-laki pertama tersebut bodoh. Mungkin juga, ada yang mengumpat si perempuan karena tidak setia. Atau opini lain mengenai tiga orang tersebut.

Sebagai perempuan, siapa yang akan kamu pilih jika kamu dihadapkan dengan dua laki-laki itu? Laki-laki yang kamu cintai namun tidak ada kepastian ataukah laki-laki lain yang menawarkanmu cinta dan dia benar-benar menunjukkannya? Sebagai laki-laki, apa yang akan kamu lakukan bila perempuan yang kamu cintai memilih laki-laki lain yang jelas-jelas menunjukkan cinta padanya. Hal yang belum bisa kamu tunjukkan pada perempuan itu.

Mari kita renungkan baik-baik..

Perempuan, pada dasarnya ingin diperjuangkan. Dia haus akan pengungkapan bukti bahwa dia disayangi, dicintai, dan dirindukan. Dia butuh diyakinkan bahwa ada cinta yang baik hanya untuknya dan tidak dibagi dengan perempuan lain. Perempuan lebih senang memendam rindu. Hatinya akan sakit, apabila laki-laki itu tidak merasakan hal yang sama. Itu akan membuatnya terlihat konyol dan mengutuk dirinya sendiri. Diam lebih baik baginya, karena dia tau dia tidak akan kuat jika perasaannya ditolak. Sebab dia adalah perempuan, dia hanya perlu sebuah kepastian.

Laki-laki, pada dasarnya ingin dipahami. Laki-laki yang baik tidak akan dengan mudahnya menebar pesona pada perempuan. Dia tidak akan merayumu dengan kata-kata yang hanya manis didengar. Apalagi mengumbar rasa sayang yang berbuah harapan. Dia tidak akan membuatmu kecewa karena janji yang tak sanggup ia penuhi. Mengertilah bahwa setiap laki-laki punya caranya masing-masing untuk menunjukkan cintanya dan dia tidak senang jika dibanding-bandingkan dengan laki-laki lain. Sebab dia adalah laki-laki, dia hanya perlu sebuah dukungan.

Singkat cerita, ini bukan kesalahan laki-laki pertama. Laki-laki itu hanya percaya bahwa dia tidak perlu terburu-buru untuk mengikrarkan cinta. Perlu banyak waktu untuk memikirkan sebuah hubungan secara matang dan dia tidak butuh perempuan yang tidak sabar dengan semua keputusannya. Sama halnya dengan si perempuan, bukan pula kesalahannya. Sejatinya, perempuan adalah makhluk pasif. Dia butuh diyakinkan dengan cinta yang utuh. Dia juga ingin merasakan hal yang dirasakan oleh perempuan lainnya. Karena mengetahui bahwa dia dicintai, itu membuatnya sangat bahagia.

Jika cintamu tidak berhasil, sudahlah, lepaskanlah, jatuh cintalah lagi.
Ikhlaslah, sekecewa apapun kamu, sesakit apapun kamu.
Terimalah, semua orang datang dan pergi.
Percayalah, ketika rencanamu yang indah gagal berarti rencana Tuhan akan segera dimulai.

 

Baik perempuan maupun laki-laki memang rumit untuk dimengerti.

Tapi mereka sama-sama manusia, yang ketika jatuh cinta, mereka bisa saja mencintai orang itu melebihi dirinya sendiri.

Maka cintailah siapapun dengan sungguh-sungguh. Karena terkadang, kita hanya punya satu kali kesempatan untuk bersama dia…

 

 

 

Sumber : http://www.hipwee.com

Merry Riana Corporate Ambassador Batch 4 – 2016

Pernahkah kamu membayangkan bisa belajar langsung dari seorang yang sukses dan inspiratif ?

Pernahkah kamu membayangkan ada seorang motivator yang rela mengorbankan waktunya untuk membimbing kamu mencapai kesuksesan ?

Ya, mimpi itu bisa menjadi kenyataan dengan saya terpilih untuk bergabung menjadi salah satu bagian Komunitas Merry Riana Corporate Ambassadors (MRCA).
Merry Riana adalah seorang motivator wanita no. 1 di Indonesia dan Asia, milyader muda, pengusaha sukses, TV and Radio host, dan penulis buku terlaris di Indonesia.
Saat ini, Merry Riana mempunyai perusahaan dibidang inspirasi dan motivasi yang ia rintis sendiri bersama suaminya, Alva Tjenderasa, di Indonesia.
Perusahaan yang diberi nama Merry Riana Indonesia (MRI) ini baru berdiri sejak 2012 lalu. Check her website: www.merrryriana.com
Saat usia Merry Riana yang ke-30, ia menetapkan sebuah resolusi yang ingin dicapai sebelum usia ke-40, yaitu menciptakan dampak positif di dalam kehidupan paling sedikit 1 juta orang di Indonesia.
Dan resolusi itulah yang menjadi misi dari MRI. Oleh karena itu, MRI mempunyai berbagai macam cara untuk mencapai misi tersebut, seperti mengurusi seminar, TV, radio, media, online, product (buku), film, dan komunitas. Nah, komunitas yang dimaksud ialah komunitas MRCA. Perlu dicatat bahwa komunitas ini adalah komunitas belajar, bukanlah sekedar organisasi biasa.
Komunitas yang berisi anak-anak muda yang membawa harapan dan perubahan positif bagi masyarakat sekitar serta bangsa dan negara.
Kelompok spesial yang beranggotakan anak muda ini pula akan dibimbing dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang tujuannya adalah menciptakan dampak positif dalam kehidupan satu juta orang di Indonesia, sesuai dengan resolusinya sendiri.
MRCA awalnya adalah Merry Riana Campus Ambassador pertama lahir tahun 2013, sehingga pada tahun ini (2016) menginjak angkatan keempat dan berubah menjadi Merry Riana Corporate Ambassador.
Meskipun sebuah komunitas, tidak semua orang bisa menjadi bagian dari komunitas ini karena Merry Riana dan Alva hanya memilih pemuda pemudi terbaik di Jabodetabek. pemuda pemudi ini akan banyak belajar tentang passions, communication dan hal-hal life skills lainnya selama 1 tahun penuh dan dimentori secara langsung dan intensif oleh Merry Riana dan Alva tanpa dipungut biaya apapun.
Teringat kembali saat saya pertama kali mendaftar MRCA Batch 4 di bulan February 2016 saya mengirim CV dan saya pun lolos tahap pertama (dari 7.000 orang terpilih menjadi 3.500 orang)
Tahap kedua pun berhasil dilewati dan bisa terpilih diantara 1.700 orang dari 3.500 orang yang masuk tahap tahap kedua ini.
Tahap ketiga pun berhasil pula dilewati ( terpilih 850 orang dari 1.700 orang)  dan tahap keempat (terakhir) telah saya lalui juga bersama 200 orang lainnya yang masuk dalam tahap ini.
Sampai akhirnya, setelah tahap keempat di bulan April 2016 saya dinyatakan lolos dan masuk dalam bagian Komunitas MRCA.
Saya masih ingat dengan jelas bagaimana perasaan saya ketika lolos tahap demi tahap, terutama di tahap ketiga dan keempat, dimana pada tahap ketiga saya harus membuat sebuah video tentang saya dan Merry Riana yang kemudian video tersebut di upload ke youtube, dan setelah dinyatakan saya berhasil bergabung dalam komunitas ini.
IMG_20160627_193525

Pertama kali bertemu dengan Miss Merry Riana

 

“You don’t have to be great to start, but you have to start to be great”
Slogan Merry Riana yang menjadi slogan MRI dan MRCA ialah Touching Hearts, Changing Lives.

They already touch my heart and change my live. That’s why I have to share my happiness in order to touching more hearts and changing more lives!
Menjadi bagian dari MRCA 2016 merupakan anugerah bagi saya, disini saya tak hanya sekadar mendapatkan ilmu life skills langsung dari mentor yang berpengalaman, tapi juga mendapatkan keluarga dan network baru dari teman-teman MRCA lainnya. Tak heran kalau teman-teman MRCA lainnya yang terpilih merupakan orang-orang muda yang sukses, ada yang sudah memiliki bisnis sendiri dan memiliki omzet jutaan rupiah, ada mahasiswa berprestasi, ada duta PBB, dan masih banyak prestasi lain yang dimiliki teman-teman MRCA. Wah, saya sendiri bertanya-tanya mengapa saya terpilih padahal dari peserta yang mengikuti seleksi tahap akhir (interview) semuanya orang-orang hebat.
IMG-20160627-WA0015

Bersama dengan teman-teman MRCA

 

Memasuki Monthly Meeting pertama, saya baru tahu bahwa kami semua terpilih karena kami memiliki 3 hal, yakni: Inspirasi, Sukses dan Indonesia. Inspirasi berarti kami sudah melakukan / memiliki kemampuan / keinginan untuk menginspirasi orang-orang di sekitar kami. Sukses berarti kami telah sukses dalam passion kami masing-masing. Indonesia berarti kami merupakan orang-orang yang mencintai Indonesia.
IMG-20160807-WA0016

Bersama my team house APACHE 🙂

Selama satu tahun kedepan merupakan sebuah proses pembelajaran bagi saya, kesempatan yang harus saya manfaatkan dengan baik. Saya sadar bahwa tantangan dalam proses belajar ini tidak mudah, bagaimana mempertahankan komitmen untuk menjadi pribadi yang siap dibentuk. Proses tidak mudah dan tidak selalu menyenangkan tapi bagaimana caranya agar saya bisa bertahan sampai titik akhir..
“Hanya lilin yang sudah menyala yang dapat menyalakan lilin-lilin lainnya”
-Merry Riana-

Untuk kamu yang Kusebut Kenangan Manis

“Cinta yang terdekat, telah terdekap sering tidak terasakan sentuhannya hanya karena kasat mata ingin lebih melihat cinta yang lain, yang lebih nikmat sesuai harapan”

Untuk apa mencari yang terbaik dari yang terbaik bersama dengannya saat ini? Kenapa tidak melangkah bersama untuk menjadi lebih baik kedepannya? Saat ini dia yang menerimamu apa adanya, belum tentu cinta yang lain bisa sepertinya saat mencintaimu.

“Cinta belum tentu jodoh kita, meski jodoh selayaknya adalah cinta kita. Semua orang punya kenangan dengan cintanya, lalu menyimpannya untuk menjadi sebuah kisah indah yang layak diceritakan pada saatnya”

Kenangan yang pernah ada itu akan terus dan terus menjadi sebuah kisah klasik untuk kedepannya yang menjadikan semua yang pernah ada di  masalalu sebagai pelajaran.

“Jangan suka berburuk sangka, cemburu buta pada orang yang kita cintai saat kita yakin bahwa sebenarnya cintanyatelah membawa pada sebuah ketulusanrasa tanpa diminta-minta dengan paksa.”

Cemburu boleh, tapi ingat dicari tahu dulu kenapa? Aku pernah cemburu sehingga membuatnya pergi mencari kesenangan saat bertengkar denganku bersama wanita lain. Ya wanita lain dan aku tahu itu.

“Bukti cinta sejati sering datang ketika musibah telah melanda.  Orang yang cerdas menyikapi cinta akan menjadikan semua kenangan manis tetaplah manis, meskipun cintanya telah karam”

Cinta yang sudah berlalu emang sakit untuk mengenangnya, ada sedikit penyesalan saat merasakan kehilangan saat dia yang selalu mengisi hri mu tak lagi disampingmu. Tapi jangan khawatir, berjalannya waktu semua itu hanyalah pelajaran buat mu agar tidak mengulang kembali kesalahan yang pernah dibuat untuk kedepannya.

“Cinta kandas tak lantas membuat kita terhempas, terpuruk karenanya, terus mencarilah cinta yang lain, yang bisa nyata menhidupi jiwa dan menumbuhkembangkan semangat menjalani hidup!”

Jangan pernah merasa dialah segalanya, ingat masih ada yang menunggumu di luar sana, menunggu senyum indah mu bukan mata sembab akibat merasa terpuruk akibat cinta yang kandas.

“Kesedihan yang teramat dalam akan menerpa setelah cinta yang begitu kita harapkan tak bisa berlanjut. Padahal telah terlakoni sekian rajutan kenangan bersamanya. Namun ikhlas menerima kenyataan, itu yang wajib dilakukan ketika cinta tak juga menyatukan hati.”

Lepaskan jika memang dia memilih untuk melepaskanmu, sakit?? Iya sakit itu pasti tapi apakah kamu akan selalu menangisi dia untuk berharap dia kemabli ? Life goes on dia aja tak pernah memikirkan kamu, so buat apa membuang air mata sia-sia. Ikhlaskan dia dan percaya akan ada titik terang setelah didalam kegelapan!.

Jadikan sisa kepergiannya menajdi semangat baru untuk jujur mencari cinta yang lain, yang tentu akan len=bih baik daripada cinta yang lalu, yang telah hilang dan cukup jadi kenangan saja.

Karna kebanyakan wanita butuh cinta yang terucap, hingga melupakan wujud realitanya. Terbelenggu dalam sebuah jebakan, bahwa cinta harus dikatakan dengan kata-kata berbunga dan seikat mawar merah. Namun sesal yang ada ketika cinta yang selama ini ada dianggapnya tiada. Terus mencoba bangkit dengan mengenang semuanya, tanpa kembali terpuruk olehnya. Itulah sikap jenius menghadapi cinta yang telah tiada wujudnya.

“Tuhan sering menitipkan pesan indahnya pada sebuah kenangan dengan orang-orang yang ada di hati kita. Cintalah yang membuat kita senantiadsa bisa mengambil hikmah dari rasa kehilangan.”

Kita sering mengultuskan seseorang dan sedikit kenangan dengannya menjadi sesuatu yang besar, hingga kita pun terjebak dalam angan-angan cinta yang belum jelas ujungnya, sampai tibalah saat yang mematahkan semangat kita sebelum meraih cinta yang kita damba.

Banyak orang aneh menyikapi cinta, sengaja melukai diri sendiri karena ketakutannya tentang cinta. Kesannya seperti pengecut, namun sesungguhnya itulah suara hati. Kejujuran atas nama cinta yang harus dia sikapi. Menghilang dan pergi, lalu membuahkan karya setelah lukanya terasa.

Luka akan menghasilkan sebuah karya besar ketika seniman cerdas menyikapinya. Cinta yang kandas di tengah jalan tak menghalangi langkahnya buat terus berjalan mencari bentuk cinta yang lain, melahirkan karya yang bisa jadi inspirasi orang karena luka yang dibawa.

Ketika kita dengan mudah mendapatkan cinta dan b uta terhadapnya, maka keterpurukan akan mendera. Kadang kita harus menyambut cinta dengan memakai logika, jangan mudah memanjakan rasa saja. Cinta seharusnya tak bisa dibatasi dengan apapun, saat dia hadir mengalir, biarkan saja menemukan celahnya hingga dia menempati dan mewujudkan bentuknya. Namun memang kita sering kali takut menyatakannya sebelum dia menghilang dan pergi.

“Cinta akan menyisakan kenangan manis sekaligus pahit. Rasakan saja manisnya untuk menghilangkan pahitnya agar kita tak merasa sakit saat mengenangnya.”

Cinta memang misteri yang sulit terjawab. Datangnya begitu saja tanpa diundang, demikian dengan kepergiannya yang tak kita harap. Namun nyatanya cinta harus tetap dipasrahkan kepada sang pemilik. Patah hati, sedih dan kecewa tentu dirasakan mereka yang cintanya karam ditengah jalan, namun janganlah menjadi mati karenanya.

Ketika kitaa mencintai seseorang karena tuhan, maka cinta itu pun akan kuat dan abadi. Jangan mengumbar emosi saat cinta yang kita harap ternyata menyakitkan, melukakan. Namun yakini bahwa cinta sejati adalah cinta yang datangnya kita syukuri, demikian dengan kepergiannya.

Selamat tinggal kenangan manis,

Terimakasih kau sudah banyak mengajarkan aku cara mencintai dan dicintai, mengajarkan aku arti kesetiaan, penghianatan, dan rasa kecewa yang mendalam.