~tRopHy Boy~

Trophy Boy
Apaan sih trophy boy? Trophy boy bisa dibilang bahasa kerennya adalah cowok bergilir. Ups! Istilahnya agak ngeri juga ya? Sama kayak piala, trophy boy ini berpindah pelukan dan hati dalam satu lingkungan itu-itu aja. Sounds bad… tapi kalau mau diperhatikan lagi, sebenarnya banyak banget trophy boy yang beredar di sekitar kita. Atau jangan-jangan, kamu sendiri yang pernah atau bakal jadi ‘korbannya’?
Who is Trophy Boy?
Kalau ada seorang cowok yang setelah jadian sama kamu, putus, terus pacaran sama orang-orang di sekitarmu, nah… label trophy boy bisa ditempel ke cowok itu. Begitu juga sebaliknya, siapa pun dia yang pernah punya status sama teman kamu, saudara kamu, tetangga kamu, atau malah musuh kamu, lalu pedekate dan jadian sama kamu, selamat… trophy boy berhasil kamu dapat! Situasi kayak gini tuh sebenarnya susah-susah gampang, tergantung siapa yang kamu hadapi. Maksudnya… berurusan secara personal dengan siapa kamu?
Cases
Banyak kasus dengan bermacam-macam jalan menghadapinya.
Case 1. Mantan jadian sama sahabat kamu.
Ini tergantung gimana cerita putusnya kamu dan dia. Apa kalian benar-benar udah putus dulu baru sang mantan pedekate sama sahabat kamu. Atau, kalian putus gara-gara sahabatmu merebut dia dari hatimu.
Yang pasti, gimana pun cara kalian putus, kamu harus benar-benar mengikhlaskan dan merelakan dia. Sakit hati itu manusiawi, tapi however, kalau kamu benar-benar pengen menyudahi semuanya, yang pertama harus dilakukan adalah menerima kenyataan kalau memang mantan kamu itu lebih memilih sahabatmu daripada kamu. Sakit hati bikin kamu jadi lebih sempit dalam berpikir. Sempit itu bisa jadi lapang kalau kamu lebih bisa bersikap open, rela dan ikhlas. Nggak perlulah sampai memusuhi mantan atau sahabat kamu sendiri. Ikut happy dengan kebahagiaan sahabat itu asyik lho…
TAPI, ada satu pengecualian nih… Kalau ternyata kasusnya, cowok kamu memang direbut sama sahabat kamu, hmm… kayaknya dia nggak pantas disebut sahabat, deh! Jaga jarak aja, nggak usah bikin hati kamu jadi sakit dan capek memikirkan mereka, just move on!
Case 2. Kamu jadian sama mantannya sahabat.
Pertama! Diharamkan yang namanya merebut pacar sahabat sendiri.
Kedua! Jauhi cowok yang dengan sengaja pedekate sama kamu di saat statusnya masih jelas-jelas pacar sahabatmu. Nggak usah bermain api kalau nggak mau terbakar.
Ketiga! Sebisa mungkin jaga jarak hubungan dengan cowok yang statusnya masih nggak jelas alias ngambang sama pacarnya (apalagi pacarnya itu sahabatmu sendiri).
Keempat! Bersikap biasa aja kalau-kalau dalam jangka waktu yang masih pendek (setelah cowok itu putus dari sahabatmu), tuh cowok langsung pedekate sama kamu. Biar chemistry itu mengalir apa adanya. Jangan langsung bersikap menolak atau menerima.
Kelima! Kalau cowok itu statusnya udah putus lama dari sahabatmu, bolehlah dicoba kalau memang cocok. Ingat! Biarkan sahabatmu tahu dari mulutmu sendiri kalau mantannya lagi pedekate sama kamu daripada kabar itu datang dari orang lain yang belum tentu bertanggung jawab.
Pastikan sahabatmu benar-benar rela dan ikhlas mantannya jadian sama kamu. Ingat juga, cari musuh itu lebih gampang daripada cari sahabat. Nggak ada sahabat yang nggak happy kalau sahabatnya bisa tersenyum bahagia.
Case 3. Mantan jadian sama saudara.
Ups! Tega banget ya, masa saudara sendiri jadian sama mantan? Kalau ini yang terjadi, entah kamu merasa saudaramu yang merebut pacar atau mereka jadi dekat setelah kalian pisah, lagi-lagi hukum wajib pertama adalah berbesar hati aja, deh! Jangan sampai trophy boy ini bikin hubungan persaudaraan kamu jadi renggang. Boys could in and out but sisters stay forever, right? Positive thinking aja deh, berarti mantan kamu itu bukan yang terbaik saat ini. Tapi, mungkin aja dia memang yang terbaik buat saudara kamu. Nggak ada gunanya sakit hati kan? Dan lagi, pilihan udah dijatuhkan.
Case 4. Kamu jadian sama mantannya saudara.
Hampir sama dengan case 2. Jangan bikin hubungan baik jadi buruk cuma gara-gara cowok. Pastikan perasaan kamu bernar-benar tulus sama cowok itu. Tapi kalau kamu merasa atau punya prinsip mendasar nggak mau jadian sama mantannya orang-orang terdekatmu, jangan bikin cinta menghitamkan harimu. Artinya, meski cinta kamu besar, tapi kalau ternyata kamu nggak nyaman dengan hubungan yang kamu jalani, buat apa?!
Case 5. Mantan kamu jadian sama musuh kamu.
Hmm… kayaknya bertambah satu nih alasan buat benci sama musuh kamu. Yang paling bikin bete, udah tahu kamu benci setengah mati sama cewek itu, si mantan justru jadian sama dia, kayak belum cukup aja bikin kamu sakit hati. Pastinya yang pertama kali terpikir di benak adalah nggak rela! Plus, sejuta pikiran lain kayak “jangan-jangan musuh kamu itu cuma pengen balas dendam, bukannya benar-benar sayang sama mantan kamu itu” atau “paling tuh cewek pengen menunjukkan kalau dia bisa menang dari kamu” dan masih banyak pikiran ‘kotor’ lainnya. Tapi perlu diingat, karena posisi kamu udah jadi mantan, sebenarnya secara otomatis udah nggak punya urusan lagi sama your ex-boy itu. Kalau pun memang benar musuh kamu itu jadian sama dia buat menyakiti hatimu, memangnya kamu mau membantu dia merasa berhasil dengan niatnya? Semakin kamu gondok dengan jadiannya mereka, pasti musuh kamu justru bakal tambah bersorak. Itu sih rugi sendiri namanya. Lebih baik sih, kamu benar-benar tutup mata dan telinga soal mantan dan buka lembaran baru, segera!
Case 6. Kamu jadian sama mantannya musuh.
Sejak kapan sih punya musuh itu enak? Apa yang nggak sengaja bisa aja jadi kelihatan sengaja di mata seorang musuh. Namanya juga orang nggak suka dan benci sama kamu. Apa yang kamu lakukan nggak pernah ada yang benar dan berharga di mata dia. Jadi, kalau nggak ada niat untuk menyakiti hati siapa pun termasuk musuh kamu, jalani aja tanpa harus peduli siapa yang bakal merasa tersakiti. Jangan takut api permusuhan bakal terus membara, api itu juga nggak bakal padam kalau kamu nggak jadian sama mantannya kan? Dan kalian akan terus musuhan tanpa atau dengan statusmu sebagai pacar baru mantannya. Satu hal lagi, seorang musuh biasanya juga selalu menganggap semua yang kamu lakukan nggak penting kok! Jadi, cuek aja kalau mantan musuh kamu akhirnya jadi pacarmu. Asal kamu nggak gengsi aja sih…
Case 7. Mantan jadian sama tetanggamu atau kamu jadian sama mantannya tetanggamu.
Sometimes, terlalu peduli sama orang lain sampai-sampai nggak peduli sama diri sendiri itu rugi banget lho! Coba pikir, kalau kamu berjalan di antara banyak kerumunan orang yang menghambat jalanmu sedangkan kamu pengen terus maju untuk sampai ke tujuan. Kalau kamu nggak terjang kerumunan itu, sampai lebaran kucing juga kamu nggak bakal sampai ke tujuan. Jadi sekali lagi nih, kalau kasusnya kamu nggak sengaja untuk merebut dan jadian sama mantannya tetanggamu, ya udah… bikin dirimu senyaman mungkin dengan hubungan yang kalian jalani. Selama nggak bikin tetangga kamu itu masuk rumah sakit atau rugi secara materi gara-gara hubungan kamu dengan mantannya, kayaknya itu sah-sah aja kok!
Kenapa Trophy Boy Bisa Ada
· Si cowok udah merasa PU alias posisi uenak dengan lingkungan itu-itu aja (lingkungan saat dia masih bareng kamu atau mantannya).
· Dia masih terbawa suasana atau atmosfir hubungan lamanya.
· Dia tipikal orang yang malas beradaptasi dengan suasana baru.
· Secara nggak sengaja, dia lebih tahu karakter orang-orang yang udah atau paling nggak pernah dikenalnya.
· Lingkungan pergaulan dia memang di situ-situ aja sih!
· Memang ada rencana besar waktu dia lagi bosan-bosannya sama kamu, terus kebetulan yang ‘lewat’ adalah teman kamu, saudara kamu, tetangga kamu, atau musuh kamu.
· Cewek-cewek yang pengen dia jadikan pacar (yang udah masuk dalam stock list alias cadangan dia) adalah orang-orang yang biasa dia temui.
· Kebetulan aja! Chemistry membawa dia ke tempat yang sama, yaitu ke cewek-cewek di sekitar ‘lingkungan lama’.
Resep Anti Sakit Hati sama Trophy Boy:
1. Ikhlas! Jodoh itu udah ada yang mengatur. Kalau ternyata kamu putus dan mantanmu jadian sama orang yang ada di sekelilingmu juga, mungkin Tuhan punya rencana untuk lebih membuka mata kamu tentang semua kejelekan si mantan. Bakal terbuka deh, kenapa dia nggak cocok buat kamu. Yakin aja, bakal ada yang lebih baik untuk menggantikan dia. Just close your last chapter!
2. Positive thinking. Berpikir positif aja bahwa nggak ada niat jelek dari mantan kamu untuk sengaja jadian sama orang-orang dekatmu apalagi buat menyakiti kamu. Cuma kebetulan aja kok! Buat apa sih mengotori pikiran dengan prasangka buruk yang bikin hati jadi nggak tenang.
3. Berbesar hati, sportif aja, deh! Ini bukan soal menang atau kalah, karena yang namanya perasaan nggak bisa dipaksa atau diatur. Nggak perlu sampai musuhan segala atau menyimpan dendam, tetap berteman atau berhubungan baik nggak ada salahnya kok! Yang paling aman, anggap dia sebagai masa lalu. Kenang dia untuk semua yang indah-indah. Dan jangan simpan dendam untuk sakit hati yang pernah kamu rasakan.
4. Let him go! Kalau dia pernah punya pengaruh dalam hidupmu, itu dulu! Sekarang, baik kamu atau dia yang happy atau sedih nggak ada dampak sama sekali yang ditimbulkan masing-masing kan? Pilihan jalan yang bakal kalian tempuh udah beda, jalan sendiri-sendiri aja. Dan, jangan lupa nyapa kalau berpapasan ya…
Yang kayak gimana sih yang bisa disebut trophy boy?
Intinya, kalau seorang cowok yang pernah jadi cowok kita kemudian pacaran dengan orang-orang di sekitar kita atau yang dekat sama kita, itu bisa dianggap sebagai trophy boy… Nggak gampang lho ngadepin ini, soalnya kadang-kadang kalau kita putus terutama kalau dengan cara nggak baik-baik kita benar-benar pengen musnahin mantan dari ingatan dan pikiran kita. Nah, kalau mantan kita malah pacaran sama orang yang dekat dengan kita, apa nggak tambah susah tuh?
1. Cowok kita jadian sama sahabat kita.
2. Cowok kita jadian sama saudara kita.
3. Cowok kita jadian sama musuh kita.

bY : oLga girLs Magazine

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s