Dari dan KarenaNya lah Aku Belajar..

Angin terasa begitu dingin menerpa wajahku dalam teriknya matahari
Saat kulihat hasilnya dan kudengar sebuah pernyataan  akan kenyataan dari pria berjas putih itu
Yaa kenyataan yang telah kuduga namun selama dua tahun ini berusaha kupungkiri
Kuharap semua yang kudengar dan kulihat itu salah
Memang keahlian dan tugasnya menyatakan kenyataan pahit seseorang
Tapi dia tetap manusia biasa yg bisa saja salah..yaa aku harap begitu..
Dan kini sebuah kenyataan baru yang harus aku hadapi sudah menanti
Sedih, bingung dan pasrah semua bercampur aduk kurasa
Entah mana yang sebenarnya kurasakan saat itu
Apakah aku harus meratap menghitung sisa hariku atau berpura-pura semua baik-baik saja… ?
Cukup sedikit waktu saja untuk mempertanyakan mengapa Tuhan tega  hal ini terjadi padaku..
Selanjutnya,, aku memilih yang kedua,
Berpura-pura semua baik-baik saja
Tidak pernah ada diagnosa buruk apapun
Karena dalam hati ini bicara..
Ada hati diluar sana yang harus aku jaga,
Hati yang lebih sangat sedih ketika mendengar itu walau dalam senyuman
Apalagi jika ditambah dengan airmataku menghadapi tentang hal itu
Hati yang sudah cukup sangat sangat tegar menghadapi hidup ini dan selalu menjadi penguatku
Hati yang selalu menjadi pelarianku saat susah
Hati yang mungkin tanpa sadar sering aku sakiti
Hati malaikat yang telah berjuang melawan maut untuk membawaku melihat dunia ini..
Kini aku yang harus belajar berhati kuat sepertinya
Aku harus belajar menghadapi semua ini dengan ikhlas
Aku harus belajar selalu tersenyum dalam airmata
Aku harus belajar bahwa kenyataan tak selalu indah
Kadang menyakitkan namun selalu ada pelajaran darinya
Aku harus belajar menahan semua rasa menyakitkan ini sendiri
Aku harus belajar tetap kuat menjalani semua
Karena Tuhan masih sangat baik memberikanku nafas sampai saat ini
Karena Tuhan masih sangat baik memberikanku kekuatan bertahan dalam kondisi ini
Karena Tuhan masih sangat baik membiarkanku tetap bisa menjalani aktifitasku seperti biasa
Karena Tuhan masih sangat baik menjadikan aku terlihat biasa saja walau mengidap sesuatu yang bisa mematikanku kapan saja
Karena Tuhan masih sangat baik mau membantukan menyembunyikan ini dari banyak orang
Walau disaat tertentu rasanya aku ingin mati ketika rasa yang sangat menyakitkan itu datang tiba-tiba menyerangku
Namun tak lama aku tersadar..
Masih ada kehidupan lain yang menjadi tanggung jawabku
Masih ada kebagiaan lain yang harus kuberikan untuknya
Masih ada banyak hal yang belum bisa kulakukan untuknya
Masih ada banyak hal yang belum bisa dia banggakan dariku
Masih ada banyak hal yang ingin kudapatkan untuk membahagiakannya
Walau aku tahu semua yang kulakukan takkan bisa membalas semua yang telah dia berikan dalam hidupku..
Namun aku akan terus berusaha berjuang dan bertahan semampuku..
Di sisa waktu yang mungkin sekarang sedang Tuhan hitung mundur untukku
Tetap kulakukan untuk membahagiakannya..membanggakannya..
Semua untukmu…Mama..
Sampai tiba waktunya Tuhan memanggilku pulang,
Hanya doa dan ridhomu lah yang kubutuhkan..
Terima kasih mama..
I always love you.. :’)
*Jika waktunya nanti telah tiba, percayalah aku tak benar-benar meninggalkanmu karena aku akan selalu tetap ada disampingmu dan didalam hatimu..*
-AA-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s