Penggalan Kata

Terimakasih untuk keindahan yang kau hadirkan, terimakasih untuk kenangan yang kau tinggalkan.

Pada satu masa sebelum kau pergi, aku pernah memahat dirimu di sini, di dada sebelah kiri, yang sekarang begitu pedih, kala kuhapus sendiri.

Karena ada banyak kesedihan yang tak bisa dibasahkan dan dibahasakan, maka Tuhan ciptakan harapan.

Anganku takkan berhenti dibatas kalbu Karena keyakinan hati yang menuntunku Temui makna dari ketulusan cinta.

Kita pernah berjuang menantang takdir. Lalu berujung sia-sia, sebab waktu yang tak acuh; menanggalkan cinta, meninggalkan duka.

Pada akhirnya, kau takkan mengenali apapun tentangku, kecuali hatiku yang selalu mengenali rindumu.

Mungkin, hanya puisi yang mau menerima cinta, tanpa pernah meminta bahagia.

Aku ingin kamu punya ketakutan yang sama dengan-ku. Takut kehilanganmu. Takut kehilangan kita.

Jatuhkan hati hanya kepada orang yang siap menangkapnya, bukan kepada orang yang tak peduli dan membiarkan hati jatuh dan pecah

Jika kamu memiliki keinginan tuk memulai, kamu juga harus mempunyai keberanian dan keinginan untuk menyelesaikannya, bukan hanya mengakhiri.

Rinduku patah bersamaan batang pensil yang tak lagi mampu melukiskan sajak pada kata yang tertumpah.

Jika sesekali kau mencoba membaca apa yang ku tulis, cobalah lebih peka. Ada terselip tentangmu disana..

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s